Sabtu, 29 September 2018

Subnetting dan IP Address


Subnetting adalah proses memecah suatu IP jaringan ke sub jaringan yang lebih kecil yang disebut "subnet." Setiap subnet deskripsi non-fisik (atau ID) untuk jaringan-sub fisik (biasanya jaringan beralih dari host yang mengandung satu router -router dalam jaringan multi).
Mengapa harus melakukan subnetting? Ada beberapa alasan mengapa kita perlu melakukan subnetting, diantaranya adalah sebagai berikut:
• Untuk mengefisienkan alokasi IP Address dalam sebuah jaringan supaya bisa memaksimalkan penggunaan IP Address.
• Mengatasi masalah perbedaan hardware dan media fisik yang digunakan daam suatu network, karena Router IP hanya dapat mengintegrasikan berbagai network dengan media fisik yang berbeda jika setiap network memiliki address network yang unik.
• Meningkatkan security dan mengurangi terjadinya kongesti akibat terlalu banyaknya host dalam suatu network.


Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara yaitu binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24. Penjelasanya adalah bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Kenapa bisa seperti ?maksud /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.
1. Contoh kasus Subnetting yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 10.0.0.0/16.

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A

Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.
Analisa:
10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).
Penghitungan:
Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet
Jumlah Host per Subnet = 216 – 2 = 65534 host
Blok Subnet = 256 – 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.
2. Contoh kasus Subnetting yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS172.16.0.0/18 dan 172.16.0.0/25.

 SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B

Berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.
>> Contoh network address 172.16.0.0/18
Analisa:
172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).
Penghitungan:
Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 – 2 = 16.382 host
Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
>> Contoh network address 172.16.0.0/25.
Analisa:
172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).
Penghitungan:
Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet
Jumlah Host per Subnet = 27 – 2 = 126 host
Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)
3. Contoh kasus Subnetting yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS192.168.1.0/26

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C

Analisa :
192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Penghitungan :
Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host
Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
IP Address
IP address merupakan alamat dari sebuah komputer yang di bentuk oleh sekumpulan bilangan biner sepanjang 32bit yang di bagi atas 4 bagian



Internet Protocol Address merupakan singkatan dari IP address. Pengertian IP Address adalah suatu identitas numerik yang dilabelkan kepada suatu alat seperti komputer, router atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan internet protocol sebagai sarana komunikasi. IP address memiliki dua fungsi, yakni

1. Sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan.
Fungsi ini diilustrasikan seperti nama orang sebagai suatu metode untuk mengenali siapa orang tersebut. dalam jaringan komputer berlaku hal yang sama

2. Sebagai alamat lokasi jaringan.
Fungsi ini diilustrasikan seperti alamat rumah kita yang menunjukkan lokasi kita berada. Untuk memudahkan pengiriman paket data, maka IP address memuat informasi keberadaannya. Ada rute yang harus dilalui agar data dapat sampai ke komputer yang dituju.
IP address menggunakan bilangan 32 bit. Sistem ini dikenal dengan nama Internet Protocol version 4 atau IPv4. Saat ini IPv4 masih digunakan meskipun sudah ada IPv6 yang diperkenalkan pada tahun 1995. Hal ini dikarenakan tingginya pertumbuhan jumlah komputer yang terkoneksi ke internet. Maka dibutuhkan alamat yang lebih banyak yang mampu mengidentifikasi banyak anggota jaringan.
Pembagian Kelas IP Address
Kelas IP Address
Struktur IP Address

Struktur IP Address
Struktur IP address yaitu :

*Network dan Host
*Subnet Mask
*Panjang Prefiks
Jenis IP Address

Berdasarkan cakupan penggunaannya dalam jaringan komputer sehari – hari dalam jaringan lokal maupun jaringan internet public, maka secara garis besarnya IP Address dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :

1. IP Address Public

IP Address Publik adalah IP Address yang dimiliki oleh setiap komputer atau perangkat yang terhubung lainnya dan digunakan pada jaringan internet (publik). Kepemilikannya diatur oleh vendor-vendor terkait yang menyediakannya (contoh : Internet Service Provider).

2. IP Address Private

IP Address Private adalah IP Address yang digunakan olehkomputer atau perangkat yang terhubung lainnya dan umumnya digunakan oleh jaringan berskala lokal (LAN). IP Address ini memungkinkan penggunaan alamat yang sama dengan syarat satu dan jaringan lainnya tidak saling terhubung dalam jaringan lokal.

Pembagian kelas-kelas IP address didasarkan pada dua hal, yaitu Network ID dan Host ID dari suatu IP Address  Setiap IP Adress selalu merupakan pasangan network ID (Identitas Jaringan) dan Host ID (Indentitas host dalam suatu masing-masing komputer/router di suatu jaringan host ID-nya harus Unik (harus berbeda dgn komputer yg lain).
Kelas-Kelas IP Address

Senin, 17 September 2018

Biodata

Nama : Muhammad Ganang Prayoga

Kelas : 12.5A.31


Nim : 12161864


Jurusan : Manajemen Informatika





Pengertian PAN, LAN, MAN, WAN

PAN (Personal Area Network)
Merupakan jaringan komunikasi antara satu perangkat dengan perangkat lainnya dengan jarak yang sangat dekat, yaitu hanya dalam beberapa meter saja. Personal Area Network atau sering disebut PAN, menggunakan teknologi WAP (Wireless Application Protocol) dan Bluetooth. PAN dihubungkan melalui bus yang ada pada komputer, seperti Firewire dan USB.
Kegunaan PAN
1. Untuk menghubungkan perangkat-perangkat komputer2. Sebagai komunikasi personalContoh Penggunaan PAN1. Menghubungkan mouse dengan Laptop menggunakan Bluetooth2. Menghubungkan headset dengan Laptop menggunakan Bluetooth

LAN (Local Area Network) 

LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil, seperti jaringan komputer dalam rumah, sekolah, kampus, dan sebagainya. Local Area Network atau LAN tidak memerlukan jaringan telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi dan tidak juga menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, tetapi pemilik LAN itu sendirilah yang mengelola media komunikasinya.
Untuk LAN umumnya berbasis teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch. Lalu ada juga teknologi 802.11b (Wi-fi) yang sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi disebut Hotspot.

MAN (Metropolitan Area Network)

Merupakan suatu jaringan komunikasi dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi yang menghubungkan berbagai macam lokasi seperti, perkantoran, kampus, pemerintahan, dan sebagainya. MAN meliputi area seluas antara 5 dan 50 kilometer.
Sebuah MAN biasanya tidak dimiliki oleh suatu organisasi melainkan dimiliki oleh salah satu penyedia layanan jaringan yang menjual pelayanan kepada pengguna. Ketimbang LAN, MAN berukuran lebih besar dan jangkauannya juga lebih luas, namun untuk teknologi yang digunakannya yaitu sama dengan LAN.

WAN (Wide Area Network) 

WAN adalah suatu jaringan komputer yang mencakup area yang besar dan luas, yaitu antar wilayah, kota, dan bahkan negara. Internet merupakan contoh dari jaringan WAN.

Sabtu, 30 Maret 2013

Tugas KKPI

Saya akan mempostingkan tentang Tugas yang di berikan oleh Guru KKPI di SMK PGRI 1 JAKARTA pada tanggal 26 Maret 2013. 
Bacalah dengan benar , Anda pasti akan mengerti.

B.    Kerjakan soal-soal berikut ini !
1. Jelaskan spesifikasi minimal komputer yang dapat     digunakan untuk mengakses internet !


2. Sebutkan empat cara mengakses internet yang lazim digunakan di Indonesia !


3. Jelaskan kelebihan dan kekurangan penggunaan modem eksternal !


4. Apakah manfaat yang di peroleh jika menggunakan Wajanbolig E-Goen ?


5. Jelaskan langkah mencari koneksi untuk dapat mengakses internet memakai wifi !


Jawab :


1.     Komputer maupun perangkat komputer dapat digunakan untuk mengakses jika memenuhi syarat tertentu. Misalnya komputer harus memiliki modem, jaringan komputer, dan 


beberapa alat pendukung yang lain.


2.    Secara garis besar, terdapat beberapa cara mengakses internet. Cara-cara yang lazim digunakan di Indonesia sebagai berikut :


1.     Mengakses mengunakan jaringan LAN (Local Arae Network).Cara ini banyak digunakan di warung internet dan perkantoran.


2.    Mengakses menggunakan laptop dengan sarana wifi. Cara ini marak digunakan di kafe, mal, kompleks pemerintahan, dan kampus. Tempat-tempat yang dapat digunakan untuk mengakses internet dengan wifi biasa dberi keteranganhotspot area.  


3.    Mengakses menggunakan metode dial up. Dengan metode ini Anda dapat mengakses internet menggunakan komputer pribadi yang telah dilengkapi modem.


4.    Mengakses menggunakan telepon seluler. Selain digunakan sebagai sarana komunikasi dan modem, sekarang banyak beredar telepon seluler yang dapat digunakan untuk mengakses internet.


3.    Kelebihannya adalah modem USB serta modem telepon seluler praktis karena mudah dipindah-pindahkan. Sedangkan Kelemahannya yaitu harganya lebih mahal dari pada modem internal dan membutuhkan tempat atau lokasi tersendiri.


4.    Manfaat Wajanbolis E-Goen yaitu dirancang untuk menangkap sinyal wifi atau sinyal wireless agar lebih kuat. Jadi, misalkan Anda bertempat tinggal di daerah sekitar area hotspot  tetapi tidak dapat menangkap sinyal, Anda dapat menggunakan antena ini sebagai penguat sinyal. Syaratnya, lokasi Anda berada dalam radius kerang lebih 3 kilometer dari pusathotspot


5.    Mencari koneksi artinya menscari hotspot atau jaringan yang dapat Anda akses. Langkah mencari koneksi sebagai berikut :


1)    Sakelar wifi dihidupkan (dalam keadaan on)


2)   Selanjutnya lakukan pemeriksaan pada ikon Wireless Network Connection.


Untuk melihat jaringan yang tersedia, lakukan klik kanan pada ikon Wireless Network Connection, kemudian pilihlahView Available Wireless Network.


Memerikasa jaringan wireless yang tersedia.


3)      Selanjutnya komputer akan menampilkan kotak Wireless Network Connection. Untuk mengaktifkan salah satu jaringan, lalu klik ganda pada nama jaringan. Selanjutnya komputer akan melakukan proses sehingga komputer terhubung dengan jaringan yang dipilih.         




Penjelasan Jawaban Dari Soal Halaman 36 : 


1.     Ada di halaman 9


2.    Ada di halaman 9


3.    Ada di halaman 12


4.    Ada di halaman 14
5.    Ada di halaman 33 - 34

Minggu, 16 September 2012

CARA HACK PASSWORD WIRELESS / WIFI







Sebelumnya anda Harus mendownload Tool-tool di bawah ini :
  • Cain and Abel (Download Disini)
  • Wireshark (Download Disini)
  • Oke Berikut langkah-langkahnya :
    Menggunakan Cain & Abel :
    1. Buka Program Cain and Abel anda
    2. Klik pada configure (Pada bagian Siniffer pilih Ethernet Card yang anda gunakan)
    3. Klik apply
    4. Kembali ke menu utama disana terdapat 8 tab yaitu sniffer,decoder,network dll. pilih tab Sniffer
    5. Untuk Mengaktifkan Sniffer pilih tombol Start/Stop Sniffer yang ada pada bagian atas tab (di dekat icon folder)
    6. Apabila anda berada pada jaringan Hub maka anda sudah bisa mengetahui Passwordnya dengan mengkelik tab password pada bagian bawah tabelnya (Bila anda ternyata ada di jaringan switch, ini membutuhkan perjuangan lebih)
    7. Pilih tab APR yang berada di bagian bawah list tabel
    8. Aktifkan APR yang tombolonya ada di sebelah kanan start/stop Sniffer (Dan ini tidak dijamin berhasil karena manage dari switch jauh lebih lengkap&secure dari hub)
    9.  Setelah itu pada tab APR akan terdapat 2 tabel list yang kosong ,klik list yang paling atas lalu pilih Tombol + yang berada di sebelah atas tab sniffer.
    10. Hubungkan antara alamat ip korban dan alamat ip gateway server (untuk mengetahui alamat gateway server klik start pada komp anda pilih run ketik cmd lalu ketik ipconfig pada command prompt)
    11. Setelah itu baru aktifkan APR, dan semua data dari komp korban ke server dapat anda lihat dengan cara yang sama. 
    Menggunakan Wireshark :
    1. Jalan Program Wireshark anda
    2. Tekan Ctrl + K pada keyboard atau Klik Capture lalu Option
    3. Pilih Ethernet card yang anda gunakan (Pastikan anda mencentak capture Packet in promisous mode)
    4. Klik start
    5. Apabila anda sudah yakin ada password yang terjaring maka anda bisa mengklik tombol stop
    6. Untuk menganalisis datanya klik kanan pada data yang akan di analisis lalu pilih Follow TCP stream. Untuk cara menganalisis datanya saya tidak akan menjelaskannya karena saya juga tidak bisa.
    7. Selesai
    Cara diatas hanya berlaku pada jaringan Hub saja bukan jenis jaringa switch, karena pada jaringan switch lebih rumit dan secure bila dibandingkan dengan jaringan hub.
    Untuk Hasil yang lebih maksimum anda bisa

    Macam-macam jenis akses WIFI :


    1. Secure, artinya untuk dapat mengakses kita harus memasukkan password
    2. Uunsecure, artinya kita bisa mengakses wifi tanpa harus mengisikan password, jadi langsung Connect
      Yang unsecure, kadang juga tidak bisa mengakses internet walau bisa konek ke jaringan. Hal ini karena ada pengaturan IP. Untuk server yang menggunakan ip dinamik, maka kita tidak usah pusing dengan ip, karena ip sdh otomatis dimasukkan oleh server ke klien (computer kita).Untuk server yang menggunakan static ip, maka kita harus secara manual memasukkan ip untuk computer/laptop kita.

    Jika kita bisa konek ke wifi tp tidak bisa akses internet, cobalah ubah ip laptop kita. Caranya :
    • klik kanan icon wifi di bawah kanan layar 
    • pilih properties
    • pilih Advanced
    • pada bagian connection pilih Internet Protocol (TCP/IP)\
    • pilih static ip
    • pada ip isi : 192.168.0.212
    • pada Net Mask isi : 255.255.255.0
    • pada getway isi : 192.168.0.1
    • pada dns server isi : 192.168.0.1 
    • klik ok.

Postingan Lebih Baru Beranda